Didirikan pada tahun 2018 oleh Bapak Eseosa OBADIARU dan Bapak Kosona CHRIV, Deko Group berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi di Afrika melalui pengembangan produk agrifood premium dengan nilai tambah tinggi.
Insight Fusion hadir untuk memberdayakan para pelaku agribisnis melalui penggabungan analisis teks canggih dan evaluasi gambar mendalam. Pendekatan terpadu ini memungkinkan pengguna untuk mengeksplorasi data kompleks, menyintesis wawasan kritis, dan menghasilkan rekomendasi praktis yang mendukung pengambilan keputusan yang lebih cerdas dan terinformasi.
Permintaan global akan keripik singkong kering telah melonjak dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh kebutuhan China yang terus meningkat untuk produksi bio-etanol, produk makanan, dan pakan ternak. Ini merupakan peluang emas bagi produsen singkong di Afrika untuk memperluas jangkauan pasar dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Produsen China bersedia memesan antara 50.000 hingga 100.000 metrik ton (MT) keripik singkong kering per bulan, dengan kontrak jangka panjang 3 hingga 5 tahun. Namun, meskipun potensinya besar, eksportir Afrika menghadapi tantangan signifikan yang menghambat kemampuan mereka untuk memanfaatkan peluang ini sepenuhnya. Artikel ini mengeksplorasi tantangan utama yang dihadapi produsen singkong Afrika dalam mengekspor ke China serta memberikan strategi praktis untuk mengatasinya. Dengan mengatasi hambatan ini, Afrika dapat memposisikan diri sebagai pemain kompetitif di pasar singkong global dan membuka potensi pertaniannya yang besar.
Di Adalidda, kami mengkhususkan diri dalam branding, pemasaran, dan penjualan produk pertanian berkualitas tinggi dari Asia dan Afrika. Misi kami adalah menghubungkan produsen lokal dengan pasar global, mendorong pertumbuhan berkelanjutan, memberdayakan ekonomi pedesaan, dan menciptakan nilai tambah bagi mitra kami. Apakah Anda pelaku agribisnis atau bagian dari koperasi, Adalidda berkomitmen untuk membantu Anda membuka peluang internasional dengan menonjolkan kualitas unik dan keaslian produk Anda.
Namun, menembus pasar Cina menghadirkan tantangan unik, mulai dari memenuhi permintaan dalam skala besar hingga mematuhi standar kualitas yang ketat. Berdasarkan pengalaman sukses eksportir Afrika, panduan ini memberikan strategi praktis untuk membantu pemimpin agribisnis membangun jalur ekspor yang kuat ke Cina, memanfaatkan peluang, dan mengatasi potensi risiko di sepanjang rantai nilai.
Permintaan biji wijen putih yang terus meningkat di pasar internasional seperti Korea Selatan, Cina, Jepang, dan India menciptakan peluang besar bagi petani dan pemangku kepentingan agribisnis di Afrika Barat. Untuk memanfaatkan peluang ini dan memaksimalkan potensi ekspor, perusahaan agribisnis dan koperasi pertanian dapat menerapkan strategi berikut: